Browsing the blog archives for January, 2009.

Install Zimbra 5.0.11 di Ubuntu 8.04

Linux, Ubuntu

Zimbra adalah software open source untuk email server dan kolaborasi (groupware), yang menyediakan solusi email server yang powerful, penjadwalan dan kalender grup, kontak dan manajemen penyimpanan dokumen via web. Untuk bisa mengakses  Zimbra maka harus menggunakan klien Ajax Web 2.0 yang dapat dijalankan pada browser Firefox, Safari dan Internet Explorer (6.0+) dan IE serta mudah diintegrasikan dengan portal web API, aplikasi bisnis dan VoIP menggunakan web services.

Untuk keperluan tersebut maka langkah yang harus dilakukan adalah menginstall Zimbra tersebut pada system atau Server. Adapun server yang akan digunakan adalah Server yang telah diinstall Ubuntu Server 8.04 sebelumnya.

Instalasi Zimbra ini berdasarkan panduan resmi cara cepat instalasi zimbra. Dan beikut langkah untuk instalasi Zimbra :

Instal Paket Yang Diperlukan

Untuk keperluan instalasi zimbra, beberapa paket berikut perlu anda instal.

Command :
apt-get install sudo libidn11-dev fetchmail libpcre3-dev libgmp3-dev \
libexpat1-dev libxml2-dev openssl libltdl3-dev perl

Mengatur Berkas /etc/hosts

Sunting berkas /etc/hosts agar menuliskan ip dan hostname yang benar. Selain disunting di berkas /etc/hosts ini, hostname ini juga harus bisa di resolve melalui dns server yang anda setting di /etc/resolv.conf.

Seting server dengan hostname zimbra.domainku.com dengan alamat ip server 10.10.10.1, maka berkas /etc/hosts ditulis seperti berikut.

Berkas: /etc/hosts
127.0.0.1       localhost
10.10.10.1   zimbra.domainku.com zimbra

Mengatur DNS

Selanjutnya  mengatur A record untuk hostname dan MX record untuk domain.  Sebagai catatan, zimbra menggunakan alamat DNS untuk melakukan semua proses pengaturan sistem. Mulai dari restriksi di mysql dan juga email routing di postfix zimbra. Untuk seting tentang bagaimana cara mengatur kedua record tersebut bisa mengacu pada dokumentasi DNS server yang digunakan.

Saat ini DNS server yang digunakan berbasiskan bind. Saya akan melakukan instalasi zimbra di zimbra.domainku.com, dan email akan ditangani oleh zimbra ini (lihat mx record).

Berkas: domainku.com.zone
$ORIGIN .
$TTL 86400      ; 1 day
domainku.com        IN SOA  ns.domainku.com. hostmaster.domainku.com. (
                                2008060100 ; serial
                                7200       ; refresh (2 hours)
                                7200       ; retry (2 hours)
                                1209600    ; expire (2 weeks)
                                86400      ; minimum (1 day)
                                )
                        NS      ns.domainku.com.
                        MX  10  zimbra.domainku.com.
$ORIGIN domainku.com.
zimbra                  A       10.10.10.1

Tahapan Instalasi

Ambil Berkas Sumber

Selalu cek untuk versi terbaru di websitenya zimbra. Kali ini saya akan menggunakan versi 5.0.11 untuk Ubuntu 8.04 64 bit.

Command :

Jalankan Skrip Instalasi

  1. Ekstraks terlebih dahulu berkas yang sudah anda ambil.
    tar zxvf zcs-5.0.11_GA_2695.UBUNTU8_64.20081117052616.tgz
  2. Masuk ke direktori instalasi dan jalankan skrip instalasi.
    cd zcs-5.0.11_GA_2695.UBUNTU8_64.20081117052616.tgz/
    ./install.sh
    MISSING: libgmp3c2
    FOUND: libstdc++6-4.2.3-2ubuntu7
    MISSING: libstdc++5
    MISSING: libltdl3
    MISSING: libperl5.8
  3. Install file missing (bila ada)
    sudo apt-get install libgmp3c2 libstdc++5 libltdl3 libperl5.8
  4. . Install lagi zimbra
    #./install.sh
  5. Jawab Y utk semua pertanyaan :
    Select the packages to install
    Install zimbra-ldap [Y] Y
    Install zimbra-logger [Y]
    Install zimbra-mta [Y]
    Install zimbra-snmp [Y]
    Install zimbra-store [Y]
    Install zimbra-apache [Y]
    Install zimbra-spell [Y]
    Install zimbra-proxy [N] Y
  6. Seting semua password
    configure menu :
    a. Common Configuration:
    b. mbra-ldap: Enabled
    c. zimbra-tore: Enabled
    - Admin Password : SET
  7. Tekan tombol “a” untuk Apply configuration.
  8. Apabila muncul “Save Configuration data to file, tekan Yes dan tekan Enter.
  9. Berikutnya muncul pertanyaan ketika akan save ke file. Tekan Enter untuk menyimpan di direktori default atau masukkan nama direktori apabila ingin di simpan di direktori yang lain lalu tekan Enter.
  10. Ketika muncul The system will be modified – continue?, tekan Yes lalu tekan Enter
  11. Ketika muncul Configuration complete – press return to exit displays, tekan Enter.
  12. Instalasi Complete

Instalasi Zimbra sudah selesai selanjutnya adalah tinggal masuk ke Administration Zimbra, seperti seting user/account, email, file sharing dll yang akan dibahas pada kesempatan lainnya.

7 Comments

Install Ubuntu Server 64 bit Untuk Zimbra

Linux, Ubuntu

Saat ini koneksi Internet di kantor saya akan segera diupgrade menjadi dedicated 512 kbps. Sehubungan dengan hal tersebut maka rencananya akan diinstall sebuah aplikasi webmail di server Linux yang tidak hanya sebagai email dan webmail namun bisa berfungsi sebagai “Microsoft Exchage”nya versi Linux yang mempunyai fungsi mail server yang dikolaborasi dengan kontak, penjadwalan, kalender, manajemen dokumen dan lain sebagainya.

Aplikasi tersebut adalah Zimbra.  Namun sebelum Zimbra tersebut diinstall maka terlebih dahulu harus disiapkan server yang handal baik hardware maupun Operating Systemnya. OS yang akan digunakan adalah GNU/Linux dan Distro yang akan digunakan untuk keperluan instalasi Zimbra ini adalah Ubuntu Server 8.04 64 bit.

Dan berikut langkah Instalasi Ubuntu Server 8.04

Install Ubuntu

Berikut langkah untuk Install ubuntu Server 8.04 64 bit

  1. Download iso Ubuntu Server 8.04_64 dari server ubuntu di sini.
  2. Lalu Burn iso Ubuntu ke CD
  3. Install ubuntuk di server :
  • Pada saat prompt boot pertama kali maka akan ditanya jenis bahasa yang akan digunakan. Pilih English.
  • Setelah itu pada proses berikutnya akan ditanya jenis layout keyboard, maka pilih US keyboard sebagai pilihan standar.
  • Program Iinstaller selanjutkan akan mencari jenis hardware yang digunakan lalu mengkonfigurasi hardware tersebut. selanjutnya system akan mengkonfigure seting network menggunakan DHCP. Karena Server menggunakan IP Statik maka isi parameter dengan IP yang sudah disediakan sbb :
    Ip Address : 10.10.10.1
    Netmask : 255.255.255.0
    Gateway : 10.10.10.254
    Dns Server : 10.10.10.1
  • Selanjutanya installer akan menanyakan system hostname dan Time Zone. Isi hostname dengan zimbra.glsship.com dan Time Zone dengan +7 Jakarta, Bangkok
  • Selanjutnya diminta untuk memilih beberpa option untuk mengkonfigurasi layout Harddisk. Pilih auto agar system mengkonfigure secara otomatis.
  • Selanjutnya Installer akan memformat Hard Disk dan melakukan proses Instalasi.
  • Setelah proses instalasi selanjutnya akan ditanyakan setup untuk user baru, user/account ini sudah mempunyai akses ke root dengan menggunakan utilitas sudo.
  • Selanjutnya akan muncul task option untuk menginstall atau tidak menginstall beberapa aplikasi. Untuk task secara detail bisa dilihat di  the section called “Package Tasks”.
  • Terakhir sebelum proses rebooting adalah menset clock ke UTC.
  • done

Package Tasks

Selama proses Instalasi Ubuntu Server Edition ada beberapa option untuk menginstall atau tidak menginstall beberapa paket opsional/tambahan dari CD. Paket tersebut adalah sbb:

  • DNS server: Pilih BIND DNS server dan dokumennya untuk menginstall DNS Server.
  • LAMP server: Pilih paket sudah jadi satu Linux/Apache/MySQL/PHP server untuk menjalankan apache, php dan mysql server.
  • Mail server: Task ini untuk memilih beberapa paket umum yang berguna untuk membangun sistem mail server.
  • OpenSSH server: Pilihan paket yang berguna untuk OpenSSH server.
  • PostgreSQL database: Pilihan task ini untuk menginstall paket client dan server PostgreSQL database.
  • Print server: Task ini untuk mensetup printer server.
  • Samba File server: Task ini untuk mensetup system sebagai Samba file server, yang mana bisa digunakan untuk sharing file sistem dalam suatu network antara Windows dan Linux.

Untuk instalasi paket yang mutakhir (untuk yang sudah mahir) bisa menggunakan utility tasksel. Salah satu fitur yang penting yang membedakan anatara Ubuntu (or Debian) dengan distribusi GNU/Linux yang lainnya. Dimana setelah paket diinstall juga akan dikonfigurasi secara default, biasanya akan muncul prompt yang memberikan informasi tambahan. Misalnya ketika paket diinstall maka paket tidak hanya diinstall tapi dikonfigure untuk memastikan service telah terinstall dan terintegrasi secara penuh.

Setelah proses instalasi selesai selanjutnya kita dapat melihat daftar task yang tersedia dengan mengetikkan perintah tersebut di terminal prompt:

tasksel --list-tasks

Kita juga dapat melihat paket yang sudah diinstall masing2 task dengan menggunakan option –task-packages. Sebagai contoh, untuk melihat daftar paket apa saja yang diinstall untuk DNS Server, masukkan perintah berikut di terminal :

tasksel --task-packages dns-server

Output dari perintah tersebut biasanya seperti berikut :

bind9-doc
bind9

Juga, apabila kita tidak menginstall salah satu task selama proses instalasi tapi sebagai contoh kita memutuskan untuk memasang LAMP Server sebuah DNS Server, maka caranya sangat mudah yaitu dengan memasukkan CD Instalasi lalu masukkan perintah berikut di terminal :

sudo tasksel install dns-server

maka paket dns server akan terinstall dan dikonfigure secara otomatis.

3 Comments